JILBAB ON THE SPOT

kenyataan bahwa semakin banyak muslimah mengenakan hijab atau jilbab adalah hal yang sangat menggembirakan, bahkan saat ini jilbab telah menjadi trend tersendiri. penting sekali untuk diingat bahwa jilbab bukan sekedar mode yang bisa dicopot pasang, bukan juga pakaian yang digunakan untuk menutupi kekurangan, seperti yang kita ketahui terkadang perempuan mengenakan jilbab untuk menutupi kekurangan mereka, seperti menutupi badan yang gemuk supaya terlihat langsing, jidat yang lebar, rambut yang beruban, dll. kedengaran konyol tapi itu benar, orang memiliki motif berbeda-beda dalam mengenakan jilbab.

sebenarnya, penggunaan jilbab merupakan perintah Allah bagi muslimah agar tidak diganggu (alquran),  jadi alangkah ironis jika tujuan mulia ini hilang karena jilbaber atau hijaber bercentil-centil ria, bergaya di depan kamera dan berjalan dengan berlenggak-lenggok menarik perhatian laki-laki & bercampur-baur dengan laki-laki bukan mahram.

rapi, bersih dan proposional merupakan hal yang perlu diperhatikan tetapi tidak berlebih-lebihan. memakai jilbab bukan untuk dipamerkan, bukan untuk dipuji-puji orang. sebagian dari kita berusaha keras mencari-cari gaya yang pas karena tidak mau dibilang kampungan. akibatnya niat berjilbab sudah berubah bukan karena Allah tapi ingin mencari pengakuan manusia. sudah saatnya kita mengembalikan segala niat hanya untuk Allah. tujuan hidup ini adalah untuk beribadah maka kembalikanlah semua kepada-Nya.

catatan:

– kerudung adalah kain yang menutupi kepala kecuali wajah (an-nur:31).

– jilbab adalah kain yang menutup seluruh tubuh kecuali telapak tangan (al-ahzab:59).

3 thoughts on “JILBAB ON THE SPOT

  1. Betul mbak, prihatin lihat cewek2 sekarang…
    Dulu banyak cewek ogah berjilbab alasannya jilbab ribet, tapi sekarang banyak cewek yang akhirnya berjilbab dengan lebih ribet lagi dan cara jilbab an nya dilarang agama (model punuk unta) hanya demi trend….

    Life must be balance😀
    Nggak norak, juga nggak banget2 sampe bercadar jubah hitam…

    Nice post🙂

    • boleh dipanggil mbak atau ibu, yg mana saja yg membuat mbak asri nyaman🙂 terimakasih komentarnya, saya senang sekali mbak sudah mengunjungi blog saya🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s