MENGAPA TIDAK HALAL?

kita sering lupa bahwa makanan/minuman yang kita konsumsi masih bisa mengandung bahan tidak halal. contohnya tape/peuyeum, menurut sebuah artikel dari MUI peuyeum yang cara penyimpanannya ditumpuk dalam wadah bisa menimbulkan alkohol makanya kita dianjurkan membeli peuyeum yang digantung.

atau madu, walaupun madu bagus untuk kesehatan tetapi madu yang berfermentasi bisa mengandung alkohol, makanya lebih baik cari madu yang sudah bersertifikasi halal.

contoh lain, cuka apel, sangat populer untuk perawatan kesehatan, namun menurut pak anton apriyantono, cuka apel haram kalau terbuat dari apple cider, dan halal kalau terbuat dari jus apel.

contoh lain yang patut diwaspadai:

– chinese food.
Biasa ditambahkan arak putih atau angciu untuk mengurangi bau amis. Biasanya dikemas dalam botol dan berwarna merah.

– japanese food.
Biasa ditambah mirin pada saus.

– roti, donat, kue.
Terigu bahan dasarnya bisa dibuat dari bulu hewan atau bahkan rambut manusia. vanilli juga biasa digunakan untuk menambah aroma pada semua jenis kue dan bakery dan kadar alkohol pada vanilli bisa mencapai 40%.

– bolu gulung, kue basah, klappertaart.
Biasa diisi/diberi rhum yang mengandung alkohol.

– cream of tartar
Merupakan hasil samping dari wine.

Dan banyak lagi produk yang meragukan. Tapi walaupun banyak produk syubhat namun yang halal juga sudah banyak. Tidak usah khawatir.

Posted from WordPress for Android

3 thoughts on “MENGAPA TIDAK HALAL?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s