BALAI PENGOBATAN BERDIKARI SUKALEUEUR BANDUNG

posting kali ini beda, bukan mau review produk halal tapi mau sharing pengalaman pribadi waktu aku kena racun tomcat, siapa tau ada yang ngalamin & mau tau cara menanganinya. karena katanya menjelang musim kemarau biasanya hewan ini mulai berkeliaran, oya, sebelum pada panik & jerit2 heboh…😛 aku mau kasih tau ya kalo tomcat bukan termasuk hewan berbahaya, kalo hewan tersebut masuk rumah, jangan panik, keluarin aja, jangan dimatiin karena kalo dia mati akan ngeluarin racun yang kalo kena kulit bisa bikin permukaan kulit melepuh seperti luka bakar, kondisi ini pun nggak bisa dikategorikan bahaya asal kita selalu jaga kebersihan kulit jangan sampai terinfeksi kuman.

aku ga pernah mengira rumahku bakalan kemasukan tomcat/semut semai/kumbang ‘rove’ dan kena racunnya. awalnya pas lagi olahraga aku merasa bagian belakang lututku perih, ternyata bagian tersebut ada 2 luka diameter 1 cm seperti luka bakar. abis itu aku obatin pakai antiseptik (betadine) dan berpikir luka itu akan membaik dalam beberapa hari.

ternyata keesokan harinya area luka itu melepuh persis seperti terbakar api, anakku bilang katanya dia ngeliat hewan mirip tomcat yang sempat dia rekam trus akhirnya dia keluarin lewat jendela rumah. aku masih ragu apakah itu akibat dari racun tomcat atau bukan.

karena hari ke-3 luka belum sembuh juga dan cukup mengganggu aktifitas (lukanya sakit kalo tertekan, misal naik turun tangga, shalat, olahraga) akhirnya aku memutuskan untuk berobat. sebelumnya aku pernah kena penyakit kulit dan berobat ke rumah sakit, habis dana 400rb, lucunya, perawat hanya mengambil tindakan berupa mengusap lukaku dengan alkohol aja trus diperban, hihihi… memang dikasih obat juga sih anti nyeri dan antibiotik, jadi kemarin aku mikir kira-kira harus berobat kemana… ? suamiku menyarankan berobat ke puskesmas tapi aku ga bisa karena masih harus sarapan dan menyiapkan makan siang jadi nggak akan bisa pergi pada jam itu, aku baru bisa keluar sore.

akhirnya aku mengusulkan berobat ke sebuah balai pengobatan “berdikari” yayasan nurafiat, di lingkungan rumahku tempat ini terkenal, alamatnya di jl. kopo gang sukaleueur no. 562/198 A bandung, kalo tanya nama “mantri adang” semua orang di sukaleueur pasti tau. aku dan keluargaku udah kesini sejak masih kecil, bahkan telingaku ditindik disini, adik cowokku disunat disini, ayah dan ibuku juga pernah berobat disini. mantri adang merupakan pendiri sekaligus pengelola balai pengobatan tersebut.

yayasan ini udah punya izin praktek dari dinas kesehatan, biayanya murah cuma pendaftaran Rp. 2.000 untuk kartu dan biaya pengobatan RP. 50.000 (biaya konsultasi + obat), tahun 2012 aku pernah berobat kesini, waktu itu hampir seluruh badanku digigitin kutu kucing, gatalnya menyiksa banget, yang mengobatiku masih pak mantri beserta istrinya dan merah2 di kulitku sembuh dalam waktu beberapa hari aja, alhamdulillah. sebagai catatan, aku belum punya BPJS karena udah 4x mengurus dokumen (kepindahan) di kabupaten tangerang selalu lama dan akhirnya gagal, terakhir pengurus disana bilang katanya “komputernya rusak dan nggak tau kapan bisa diperbaiki”. aneh banget. jadi aku harus mencari pengobatan murah tapi bagus mengingat setelah pindah ke bandung keluargaku habis jutaan untuk biaya pengobatan karena ga punya asuransi.

setelah aku ceritakan kepada dokter yang bertugas disana (iya dokter muda, perempuan) ternyata memang lukaku berasal dari racun yang dikeluarkan tomcat. disana lukaku dibersihkan dan aku diberi obat anti biotik, anti inflamasi, anti nyeri dan salep oles (hydrocortison). total biayanya Rp. 90.000 karena obatnya bukan merk generik, aku lupa nanya masalah biaya/jenis obat, saking terlalu serius mikirin si tomcat, tapi mungkin juga sih obatnya agak mahal karena aku bilang bahwa aku masih menyusui. jadi dikasih jenis tertentu yg sesuai buat ibu menyusui.

MENGENAI OBAT

ada 3 jenis obat yang aku sebutkan diatas harus diminum 3×1 tablet/kaplet sesudah makan, adapun salep dioles ke luka 3x sehari setelah lukaku dibersihkan dengan kain kassa yang direndam/dicelup ke air panas (lukanya dibersihin kalo air udah ga panas ya pastinya… :P) tunggu kering dulu, baru dioles ke kulit. obat anti nyeri hanya diminum jika masih terasa ada rasa sakit, konsumsi obat anti nyeri boleh dihentikan kalo udah ga ada rasa sakit di kulit. begitu kata dokter.

keesokan paginya lukaku udah mengering dan mulai membaik jadi hari pertama ramadan aku bisa shalat tarawih sekeluarga ke masjid, semoga sakit ini menjadi penggugur dosa-dosaku di masa lalu dan kesabaranku beroleh pahala dari Allah. amien.

MENGENAI TOMCAT

gimana cara mencegah tomcat agar tidak masuk rumah, kalo kita rajin jaga kebersihan and sering beres-beres sih ga perlu khawatir, kecuali kalo kamu betah sama gaya hidup super jorok, hehe… peace, tomcat senang tinggal di tempat lembab, biasanya di semak-semak kebun, racunnya sebetulnya berguna buat mengusir hama wereng yang sering mengganggu petani. kalo tetangga kita punya kebun, bisa jadi tomcat senang mampir ke rumah kita. atau kalo rumah kita lembab dan ada bagian tertentu seperti gudang atau kolong tempat tidur yang jarang dibersihkan, bisa jadi tomcat berdiam disitu. sekali lagi kuncinya rajin beres-beres aja sih. mungkin tomcat pengen juga berteduh dari cuaca panas, jadi kalo musim panas/kemarau dia akan cari tempat teduh yang lembab🙂

tomcat tertarik dengan cahaya lampu, kalo hari udah mulai gelap baiknya tutup jendela atau pakai kawat buat jendelanya. tomcat terbang dengan tubuh vertikal, kepala menghadap keatas, di badannya ada sulur2 jadi sebetulnya kita bisa mudah membedakan antara tomcat dan hewan lain.

kalo ada tomcat, tangkap dengan plastik atau tissue, bawa keluar, buang atau matikan didalam plastik. jangan menyentuh langsung dengan tangan, jangan dimatikan didalam rumah.

bisa jadi rumah kita pernah kemasukan tomcat dan udah dibuang tapi … ada tapinya, selama masa bertamunya itu dia bisa menyemprotkan racun pada handuk atau pakaian kita, biasakan menyimpan pakaian di lemari tertutup dan pastinya rajin dicuci ya… ^_^

INFO TAMBAHAN

menurut yang aku baca di beberapa berita, tahun 2012 tomcat pernah mewabah di surabaya, sekarang udah meluas ke jakarta dan jawa barat. ada yang menyarankan untuk memberikan pertolongan pertama dengan minyak goreng mentah dan garam dapur (kandungan natriumnya berguna) tapi aku belum pernah coba, entah ya apakah informasinya benar atau nggak.

ada juga yang bilang supaya dikasih salep acyclovir tapi menurut yang kubaca di kompas, acyclovir itu fungsinya buat anti virus, bukan racun tomcat. ada yang mau kasih info tambahan lagi nggak? atau share pengalamannya bersama dengan tomcat, hehehe… ?

 

4 thoughts on “BALAI PENGOBATAN BERDIKARI SUKALEUEUR BANDUNG

  1. Ukhti, maaf.. hendak mengingatkan bukankah asuransi yang ada di Indonesia belum ada yang bersertifikat halal dari MUI.

  2. Mba saya pernah kena racun tomcat di tangan, wah rasanya kayak kebakar di tangan. Duh gk kuat saya nahannya, perih bgt mba. Terus akhirnya suami saya langsung bawa ke dokter karena takut kenapa-kenapa ke saya, alhamdulillah mba tangan saya mendingan 3 hari kemudian. Anyway makasih atas infonya ya mba, kayaknya saya bisa jd pelanggan mba nih kayaknya hehehe…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s